Kulit Sehat Untuk Ibu dan Si Buah Hati

0
186
Kulit Sehat Untuk Ibu dan Si Buah Hati

Bacasini.com – Sebagai seorang ibu, apa yang Anda lakukan bila bayi Anda mengalami gejala seperti timbulnya jerawat atau alergi di kulit? Bahkan mungkin bukan hanya bayi Anda yang mengalaminya, kulit Anda pun mengalami perubahan akibat proses hamil dan melahirkan yang telah Anda lalui.

Fenomena ini memang sering terjadi pada ibu maupun sang bayi. Banyak hal yang menjadi penyebah kulit tampak tidak sehat pada masa awal kelahiran bayi. Kurang tidur, perubahan hormon, perubahan pola makan, dan tangggung jawab mengurus bayi dapat menjadi salah satu faktor pemicu gejala ini.

Hormon yang juga mempengaruhi kesehatan kulit bayi dapat berasal dari sang ibu yang pada akhirnya mengakibatkan gejala-gejala kulit tidak sehat yang solusinya dapat diperoleh dengan berkonsultasi dengan para ahli dermatologi. Perubahan iklim cuaca juga dapat mempengaruhi kulit bayi yang masih tergolong rapuh.

Berikut merupakan beberapa tips untuk menghindari gejala kulit bermasalah bagi Anda dan sang buah hati.

  1. Gunakan hanya sabun dan losion bayi yang tidak berbau.
  2. Oleskan krim pelembab secara teratur ke daerah kulit bayi yang terasa kering.
  3. Hindari acara mandi yang menghabiskan waktu lebih dari 10 menit dengan bayi Anda.
  4. Jangan membungkus bayi Anda terlalu rapat. Kain yang berlapis-lapis dapat
  5. enyebabkan kulit bayi mengalami iritasi sementara kain yang terlalu sedikit dapat mengekspos tubuh bayi Anda terhadap udara luar. Oleh karena itu gunakan kain pembungkus secara wajar.

Kondisi kulit bayi

Lecet akibat popok yang digunakan (diaper rash) dapat diatasi dengan cara menganti popok secara teratur serta gunakan kain lap hangat untuk mengelap bokong bayi.

Ezcema atau dermatitis merupakan gejala dimana kulit terasa gatal serta kemerahan yang biasanya berpusat di daerah wajah atau kulit kepala. Eczema dapat diatasi dengan penggunaan resep dokter antihistamin bebas-steroid.

Jerawat bayi merupakan gejala umum yang sering dijumpai. Kondisi seperti ini biasanya hilang setelah 3 minggu tanpa perawatan khusus.

Tanda lahir, terdiri dari 2 jenis yaitu hemangioma dan port-wine stains, dapat mengalami pertambahan ukuran seiring dengan perkembangan bayi. Berbeda dengan hemangioma, port-wine stains hanya akan muncul pada saat bayi lahir dan akan hilang dengan sendirinya. Oral corticosteroids dapat dijadikan alternatif pengobatan atau laser pulsed-dye yang dapat menghilangkan tanda lahir secara signifikan.

Perubahan Kulit Ibu

Noda-noda kehitaman di wajah, atau yang biasa dikenal dengan nama melasma (“tanda melahirkan”), merupakan akibat dari produksi melanin (zat yang memberi warna pada rambut, kulit dan mata) yang berlebihan. Untuk mengatasinya, gunakan kosmetik untuk menyamarkan noda serta oleskan UV Filter dengan SPF 15 atau lebih.

Stretch mark juga biasa dialami oleh ibu-ibu melahirkan. Tidak ada perawatan khusus untuk menyembuhkan hal ini tetapi pemakaian pelembab tetap akan sangat membantu dalam mengatasi rasa gatal dan memperbaiki penampilan. Anda juga dapat menggunakan produk sunless tanning (menggelapkan kulit tanpa bantuan matahari) yang dapat membantu menyamarkan noda.

Bagi kebanyakan ibu, memperhatikan kesehatan kulit mereka sendiri mungkin tidak menduduki prioritas utama sebab mereka akan lebih memperhatikan kesehatan kulit sang buah hati. Namun, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dermatologis mengenai kulit Anda dan bayi Anda.