Mengapa Pacaran Dilarang Dalam Islam, Indahnya Pacaran Setelah Menikah

0
49
Mengapa Pacaran Dilarang dalam Islam

Mengapa Pacaran Dilarang dalam Islam: Pertanyaan tersebut pasti pernah muncul dalam pikiran kebanyakan orang islam. Seperti yang kita ketahui dalam agama islam melarang pacaran sebelum ijab kabul pernikahan diucapkan. Bahkan dalam syariat islam menganggap bahwa pacaran itu berbahaya. Meskipun kenyataannya masih banyak orang islam yang pacaran terlebih dulu sebelum menikah.



Berdasarkan dari beberapa sumber kali ini bacasini.com akan mencoba merangkum alasan kenapa Allah melarang pacaran. Dan setelah membaca artikel ini silahkan Anda mempertimbangkan sendiri apakah Anda ingin berpacaran sebelum menikah atau ingin merasakan

Indahnya Pacaran Setelah Menikah

Kenapa tidak boleh pacaran?
Bahaya pacaran adalah mendekatkan kita pada perbuatan zina. Memang benar tidak semua perbuatan pacaran berujung pada perbuatan zina, tetapi melakukan pacaran akan mendekatkan kita pada perbuatan zina. Berawal dari zina-zina kecil misalnya zina hati ketika mengingat pasangan melebihi mengingat Allah. Kemudian menuju zina mata ketika bertemu serta pandangan-pandangan yang menggetarkan syahwat.

Semakin jauh lagi zina fisik, saat mulai berpegang-pegangan tangan hingga berpeluk-pelukan. Masih banyak zina yang terdapat dalam aktifitas pacaran, hingga zina besar yang paling dimurkai Allah. Dalam sebuah surat dijelaskan bahwa Allah melarang umatnya mendekati perbuatan zina, karena zina adalah perbuatan yang keji dan buruk.

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)

Memang dizaman sekarang ini sangat sulit menemukan orang yang tidak pacaran hingga menikah, dan memilih pacaran setelah menikah. Jangankan hingga menikah, masih duduk di sekolah dasar atau sd saja sekarang sudah banyak yang main pacar-pacaran. Akibatnya, sering kita jumpai muda-mudi yang terpaksa dinikahkan karena hamil duluan sebelum menikah.

Semuanya hanya berawal dari zina kecil dari hati semakin lama saling pegang-pegang hingga akhirnya tergadailah kehormatan. Pasti lagi-lagi setan yang dijadikan kambing hitam. Setelah kehilangan kehormatan ataupun putus karena dikhianati cintanya yang tersisa hanyalah penyesalan dan kecewa.

Penjelasan Ilmiah Mengapa Pacaran Dilarang dalam Islam

Indahnya Pacaran Setelah Menikah

Tahun 2012 lalu sebuah hasil penelitian diungkapkan oleh peneliti dari University of St. Andrews di Inggris. Riset tersebut berjudul “The Touch of a Man Makes Women Hot”, dipublikasikan di LiveScience, 29 Mei 2012. Hasil riset tersebut mengungkapkan bahwa saat bagian fisik perempuan tersentuh oleh pria, suhu tubuh perempuan akan meningkat, khususnya pada bagian wajah dan dada. Itu menunjukkan, sentuhan dari pria terbukti mampu membakar gairah seks wanita.



“Perempuan menunjukkan peningkatan suhu ketika mereka terlibat dalam kontak sosial dengan laki-laki,” ungkap salah satu peneliti dari University of St. Andrews, Amanda Hahn. Peneliti melakukan eksperimen terhadap beberapa laki-laki dan perempuan di Inggris.

Alasan ilmiah ini juga bisa menjelaskan mengapa dalam islam tidak boleh pacaran.

Islam melarang berpacaran, berpelukan dan bersentuhan dengan lawan jenis sebelum menikah karena sentuhan membuat gerakan otak kemaluan dan nafsu. Ini sesuai dengan pesan agama Islam dimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda yang artinya :

“Sekali-kali tidak boleh seorang laki-laki bersepi-sepi dengan seorang wanita kecuali wanita itu bersama mahramnya.” (HR. Al-Bukhari no. 1862 dan Muslim no. 3259).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya :

“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim no. 6925)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya :

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat’”.

Setelah mengetahui mengapa pacaran dilarang dalam islam, sekarang Anda dapat memutuskan sendiri. Memilih pacaran atau menikah dan merasakan

IndahnyaPacaran Setelah Menikah

Apakah Mungkin Menikah Tanpa Pacaran?
Ternyata sangat mungkin sekali menikah tanpa pacaran, bahkan akan jauh lebih indah. Memang benar tidak ada jaminan pernikahan tanpa pacaran akan bahagia, tetapi pernikahan dengan pacaran terlebih dulu juga tidak ada jaminan pasti bahagia kog. Akan tetapi memulai sesuatu dengan yang baik, jalan yang di ridhoi Allah dan Rasulnya insaallah akhirnya pun akan baik.

Terus bagaimana bisa kenal dengan pasangan kalau tidak pacaran?
Memang benar dengan menikah tanpa pacaran dulu kita tidak bisa mengenal semua sifat asli pasangan kita. Lah tapi apa dengan pacaran dulu kita bisa mengenal semua sifat asli pasangan. Mengenal semua sifat calon pasangan sebelum menikah adalah hal yang mustahil dan percuma saja. Karena sejatinya untuk mengenal semua sifat pasangan adalah sebuah proses yang panjang dan terus menerus. Sifat setiap orang akan berubah-ubah, proses sesungguhnya mengenal pasangan adalah setelah akad nikah dan hidup bersama.

Rasulullah kan sudah mengajarkan kita bagaimana mengenal calon pasangan sebelum menikah. Yaitu seperti ini :

“Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.”(HR. Bukhari-Muslim)

Dalam menikah kita cukup mengetahui empat hal saja yaitu hartanya, kedudukannya, parasnya dan agamanya. Rasulullah lebih menganjurkan agar menikah karena agamanya. Dengan mengetahui agama, ketaatannya, dan akhlaknya yakinlah bahwa calon pasangan Anda akan memperlakukan dan melayani pasangan sebagai bentuk ketakwaannya menjalankan perintah Allah.

Baca juga contoh-contoh pacaran menurut islam : Inilah Bukti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran



Demikian beberapa artikel dari bacasini.com semoga dapat bermanfaat dan menjawab pertanyaan Anda tentang Mengapa Pacaran Dilarang dalam Islam, dan Indahnya Pacaran setelah menikah. Agar Anda juga mendapatkan pahala karena telah mengingatkan sesama jangan lupa untuk membagikan.