Polri Tegaskan Kericuhan di Mako Brimob Tak Ada Kaitannya dengan Isu Al-Quran

0
14
Polri Tegaskan Kericuhan di Mako Brimob Tak Ada Kaitannya dengan Isu Al-Quran

Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan bahwa kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Jumat (10/11) lalu, berawal dari razia ponsel terhadap para tahanan teroris. Karena tahanan tidak mau diperiksa akhirnya terjadilah kericuhan dengan petugas.

“Semata-mata razia HP, ya karena HP nya selama ini digunakan untuk komunikasi dengan temannya di luar dan tertangkap petugas,” kata Syafruddin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (13/11).

Jadi kata Syafruddin, kerusuhan itu tidak ada kaitannya dengan isu-isu petugas menendang kitab suci Al-Quran. Menurutnya, kericuhan itu memang murni karena tahanan tidak terima HP nya disita petugas.

“Tidak ada aparat yang melakukan (menendang kitab suci Al-Quran). Semata-mata razia HP,”tegasnya.

Sebelumnya, kericuhan terjadi antara sejumlah tahanan kasus terorisme dengan Densus 88 di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jumat (10/11).

Saat proses pemeriksaan HP salah satu tahanan, ada yang tidak terima dan memancing petugas dengan ucapan macam-macam.

Kemudian anggota ada yang terpancing ucapan meraka dan ada tahanan yang sambil takbir sehingga memancing tahanan blok sebelahnya.

Akibat peristiwa itu sejumlah fasilitas rutan, seperti pintu sel dijebol, pintu pagar lorong diblok, dan kaca jendela rusak